Sabtu, 11 November 2017

Film "WAGE" Sebuah Sinema Biografi Pencipta Lagu "Indonesia Raya"

"Hiduplah INDONESIA RAYA....."

Lagu kebangsaan yang sanggup menyuntikkan semangat patriotisme dan nasionalisme terus berdengung di kuping. Saya resapi perlahan tiap diksi yang berada di dalamnya. Sebuah wujud kecintaan dan optimisme akan Bangsa Indonesia, untuk menuju jalan yang lebih baik. Yang merdeka, yang sanggup berdiri di atas kaki sendiri, dan menularkan optimisme serupa bagi siapapun yang mendengar lagu ini.

Sutradara John De Rantau mengemas film WAGE ini dengan gaya film noir.


“Film noir dihubungkan dengan gaya visual hitam-putih dalam pencahayaan yang rendah yang berakar dalam sinematografi ekspresionis Jerman, sementara banyak dari cerita-cerita prototipnya dan sikap noir yang klasik berasal dari aliran fiksi detektif yang muncul di Amerika Serikat pada masa Depresi, “ terang John. 

John menambahkan, film ‘Wage’ yang telah dipersiapkan sejak dua tahun lalu ini, mengangkat sisi lain yang belum pernah diketahui orang. “Selama ini terkesan ada kontroversi tentang beberapa hal dari seorang Wage Supratman. Selain tempat lahir, ada juga yang meragukan apakah dia meninggal dunia sebagai bujangan, cerai atau pernah menikah, apakah dia muslim, apakah benar dia keturunan Belanda, semuanya terjawab di film ini,” pungkasnya. 

Begitu pula halnya dengan perjuangan Wage Supratman dalam melawan penjajahan. “Film ini mengangkat spirit 1928. Bagaimana Wage yang sudah hidup mewah sebagai selebritas atau tepatnya sebagai musisi jazz terkenal di Makassar, kembali ke tanah Jawa dan menyumbangkan seluruh kekayaannya serta melibatkan diri dalam pergerakan kemerdekaan, menjadi wartawan yang menyuarakan penderitaan rakyat kecil. Semangat ini yang seharusnya dan sepatutnya menjadi inspirasi bagi anak muda Indonesia,” jelas Denny Arianto Nugroho salah satu co-executive producer dari Opshid Media. 

Film ini skenarionya digarap Feredy Aryanto dan Gunawan Bs. Dibintangi Rendra Bagus Pamungkas, Teuku Rifnu Wikana, Prisia Nasution, Putri Ayudia, Woulter Zweers, Ricky Malau, Fery Sopyan, Pandoyo, Kedung de Romansa, Banonon Gautama, Roy Santoso, Oim Ibrahim, Eky Lamoh, Eko Pertel, Peter van Luijk, Bra Makahekum, Koirul Ilyas Aryatama dan Nio Soeprapto. Film ini mulai tayang di bioskop Tanah Air mulai 9 November 2017 untuk menyambut Hari Pahlawan.  

Senin, 06 November 2017

Mengapa Pemerintah Begitu Giat dan Serius dalam Membangun Infrastruktur?

Mengapa Pemerintah begitu giat dan serius dalam membangun infrastruktur?

Sudah jelas. Jawabannya terang benderang. Bahwa infrastruktur adalah sebuah fasilitas/kemudahan yang layak didapatkan oleh setiap warga negara. Tentu kita berharap, bahwa pemerintah mempermudah dan meningkatkan upaya untuk membangun dan pengadaan infrastruktur. Karena dengan adanya infrastruktur yang baik, kehidupan akan berjalan dengan lebih berkualitas, roda perekonomian juga akan bergulir dengan optimal.


Contoh yang paling dekat dengan saya adalah: Adanya infrastruktur Jembatan Suramadu. Semenjak jembatan ini berdiri kokoh membentang dari Surabaya dan Madura, maka otomatis, ekonomi Madura jadi menggeliat dan kian bergairah. Banyak toko oleh-oleh, lokasi belanja, baik wisata kuliner, berburu batik, baju dan aksesoris lainnya, yang beroperasi dan laris manis tanjung kimpul di pulau Madura.

Bukan hanya itu. Dunia pariwisata juga menggeliat. Kita bisa menyaksikan Bukit Jaddih, dan aneka destinasi wisata lainnya. Tentu ini karena ditopang infrastruktur yang memadai.




Karena itulah, tidak salah apabila Pemerintah begitu giat dan serius dalam membangun infrastruktur. Jokowi dan tim begitu gesit dalam membangun infrastrutur di berbagai kawasan di Nusantara.

Akan tetapi, data yang dirilis oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas cukup mencengangkan.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro bahwa pembangunan infrastruktur di Indonesia ternyata masih sangat lambat dibandingkan beberapa negara lain. Bahkan kalah jauh dengan India. Sehingga perlu di genjot untuk memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi nasional. 




Studi Bank Dunia dan Global McKinsey menunjukkan kondisi infrastruktur Indonesia masih jauh dari ideal, bahkan cenderung memburuk.
Pertama, dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia (rata-rata 70% produk domestik bruto), stok infrastrujtur di Indonesia termasuk yang terendah
Kedua, jika dibandingkan dengan masa sebelum krisis ekonomi Asia tahun 1998, jumlah stok infrastruktur Indonesia menurun dari 49% PDB pada 1995, turun jadi 38% PDB di tahun 2012.
Turunnya stok infrastruktur karena investasi yang kian menurun pada dua dasa terakhir.

Inilah yang menjadi landasan bagi pemerintah RI untuk memberikan perhatian lebih pada pembangunan infrastruktur sejak tahun 2015.

Alokasi anggaran infrastruktur meningkat dari 154,1 triliun (tahun 2014) menjadi 256,1 T (tahun 2015) kemudian 317,1 T (tahun 2016) dan 387,3 T (tahun 2017)

Pembangunan infrastruktur pada jangka menengah difokuskan pada tiga jenis, yaitu:
- Infrastruktur penyedia pelayanan dasar (seperti air minum dan sanitasi)
- Infrastruktur pendukung sektor unggulan (seperti tol laut dan listrik 35 megawatt)
- Infrastruktur perkotaan (seperti angkutan massal rel dan jalan).

Dengan semangat pemerintah untuk membangun infrastruktur, niscaya akan memberikan multiplier effect, dan berkontribusi positif pada masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.

Selasa, 01 Agustus 2017

Event Report Clariskin: The Secret of Timeless Beauty with BEAUTIPHILOSOPHY

CLARISKIN
invites you to reveal
The Secret of Timeless Beauty
with
BEAUTIPHILOSOPHY

FASHION SHOW
BY FONNY TUNGGAL DAN NANCY WARREN

BEAUTY TALKSHOW WITH
MS.WARREN TJANDRA

Cinnamon Room, Four Points Hotel Surabaya

Rabu, 26 July jam 12 siang


So happy dapat undangan event dari Surabaya Beauty Blogger. Apalagi, di acara yang dihelat di salah satu hotel berbintang ini, bakal ada pemaparan seputar kecantikan dari para pakar.

Tahu sendirilah, bahwa masing-masing perempuan tentunya pengin menjadi cantik dan tampil menarik. Untuk memenuhi kebutuhan itulah teknologi kecantikan dan perawatan wajah semakin maju dan berkembang pesat. 

 Gimana sih cantik yang sempurna itu? Kata dr. Junivan Lindra dari Clariskin, kecantikan yang sempurna adalah ketika wajah kita sudah memenuhi standar trilogi kecantikan, yaitu perfect shape, perfect texture dan perfect tone.



Dokter Ivan, panggilan akrab dr. Junivan, menjelaskan filosofi kecantikan dari salah satu gurunya yaitu dr Arthur Swift yang banyak menangani artis Hollywood seperti Angelia Jolie, J-Lo, Halle Berry dan lain sebagainya. 

Menurut Dr. Arthur Swift ada beberapa faktor untuk memenuhi standar perfect shape, yang akhirnya disebut Golden Rasio Wajah yang sempurna, yaitu :

1. Memiliki wajah yang simetris sesuai dengan golden ratio kecantikan wajah (beautiphication)

2. Firm skin atau kulit yang tidak kendur

3.Beautiful eye atau ekspresi mata yang cantik, misalnya ekspresi wajah yang ceria, tidaka da ekspresi yang marah atau muram atau lesu

4. Hidung yang mancung dan ramping

5. Tulang pipi yang tinggi dan rahang yang lebih kecil

6. Garis tak terputus dari rahang ke dagu


Selain itu, perfect texture dan perfect tone juga penting. Karena setiap perempuan tentu hepi dengan adanya kulit tanpa kerutan, kulit yang lentur dan kenyal serta pori yang kecil tanpa bekas luka dan jerawat menjadi faktor-faktor utama dari perfect texture dari kulit. 

Tidak lupa perfect tone di mana warna kulit menjadi cerah dan merata dan tidak ada masalah pigmentasis eperti flek, vitiligo dan PIH (Post Inflamation Hyperpigmentation).


Dan Clariskin menawarkan perawatan Beauti-Phi-Losophy untuk mendapatkan kecantikan yang sempurna. 

Dipimpin oleh dr. Junivan Lindra yang mempunyai background beberapa master trainer produk kecantikan, bersertifikasi dan telah mengikuti training-training kecantikan wajah dari seluruh penjuru dunia dan saat ini juga sedang memperdalam pendidikannya untuk bidang Anti Aging. 

Dalam launching-nya hari Rabu 26 Juli 2017 lalu di Hotel Four Points Surabaya, beautiphilosophy by CLARISKIN  juga memperkenalkan BrandAmbassadornya yaitu Warren Tjandra, kemudian beauty tips and trick dari Make Up artist Melati Tengker dan dimeriahkan dengan fashion show yang menunjukkan koleksi terbaru dari brand designer seperti nancy Warren dan Fonny Tunggal.


Senin, 24 Juli 2017

Ayam Goreng Kriuk Saus Asam Manis by So Good

Horraaaaaayyyy!

Hari ini saya gembiraaa banget! Rasanya super exciting karena berhasil melewati 10 hari tantangan yang saya bikin sendiri. Tantangan apakah ituuuh?

Tantangan Detoksifikasi Internet alias NO WIFI at home!

Hahahaha. Bayangkan buibuk. Saya ini kan blogger sekaligus socmed enthusiast. Tapi justru bikin challenge yang "enggak blogger banget" ye kan.

Kok bisa?
Kenapa musti bikin challeng semacam itu?
Emangnya ada apakah gerangan?

Sabaaar... sabaar....
Saya jelasin pelan-pelan yak.

Jadi, gini, sesuai nama blog ini bundasidqi.blogspot.com... sangat mudah ditebak kalo saya punya anak bernama Sidqi (ya iyalah, kalo anaknya namanya Paijo, udah pasti alamat blognya bundapaijo.com)

Hingga detik saya menulis postingan ini, Sidqi berstatus the one and only child di keluarga kami. Anak tunggal, gitu. Dan, seperti kebanyakan ortu anak tunggal lainnya, salah satu kenaifan saya adalah memberondong ia dengan sejumlah fasilitas, di antaranya gadget dan koneksi internet.

I know I know it's my fault. Go judge me :) Lantaran saya juga lumayan punya deep love relationship dengan internet, sudah bisa ditebak... children see, children do. Sidqi mengikuti jejak emaknya. Dia bukan blogger sih, tapi Youtuber. Bahkan, per hari ini, subscriber di aku YouTube Sidqi sudah mencapai 1000 akun loh! Warbiyasaaaakk, YouTube emaknya aja kalaaahh T_T



Nah! Karena dia fokuuusss banget nge-YouTube (dan nge-game) walhasil anakku udah masuk kategori kecanduan internet. Diengggg, ini alamat PR banget buat nyembuhin adiksinya.

Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya aku putuskan untuk STOP KONEKSI INTERNET selama beberapa hari.

Reaksi Sidqi?

Yaaaaa... marah-marah nggak jelas gitu... Dan aku awasi aja tingkah spontan dia pas emosi lagi membludak. Kasur pada diobrak-abrik, barang-barang diberantakin, pokoke energi negatif dia kayak butuh disalurkan gitu deh.
Setelah rada tenang, aku ajak ngobrol sebentar... kujelasin lalala lilili... dan Alhamdulillah anakku paham.

Ini kenapa jadi Panjang banget ceritanyaa? Hehehehe

Intinya, kami Detoksifikasi Internet selama kurang lebih 10 hari. Hamdalah... banyak perubahan positif pada Sidqi. Dia juga lebih kalem, sabar, dan sholat plus ngajinya jadi bagus.

Well, prestasi ini tentu PATUT DIRAYAKAN tho?

Nah... langsung deh, di siang yang hawtttt ala matahari Surabaya, diriku cuss ke Indomaret deket rumah. Ngapain? Berburu SO GOOD Ayam Potong!



Aku masakin Ayam Goreng Kriuk Saus Asam Manis by So Good

Resepnya gampil banget! Aku bikin kilat set set setttt beberapa saat menjelang buka puasa Syawal. Hihihi, iya iiiihh, puasa Syawalnya mepet bangettt!


Bahan-bahan: 


5 potong daging ayam SO GOOD paha dan dada.
Tepung ayam goreng crispy

Bahan Saus Asam Manis:
4 butir bawang butih
1 butir bawang bombay
1 buah wortel
2 sendok teh saus tiram
3 sendok makan saus tomat
3 sendok makan mayonaise
2 sendok makan saus sambal
Gula dan garap secukupnya
Tepung maizena yang dilarutkan dengan air, secukupnya

Cara Memasak:
Untuk ayam goreng kriuk: cuci bersih ayam potong SO GOOD, kemudian balurkan di tepung siap saji. Kalau Anda suka yang lebih empuk, boleh tambahkan telor kocok.
Panaskan minyak di wajan, masukkan ayam dan goreng dengan api sedang, hingga kecoklatan.



Untuk saus asam manis:
Siapkan bumbu-bumbu. Geprek bawang putih, Iris tipis melintang bawang bombai
Potong wortel bentuk korek atau kecil memanjang.
Panaskan minyak goreng di atas wajan, masukkan bumbu.
Lalu masukkan potongan wortel, irisan bawang bombay, aneka saus tomat, saus sambal, saus tiram, dan mayonais, aduk rata.
Tambahkan air, masukkan tepung maizena yang sebelumnya telah dilarutkan dengan air
Aduk rata hingga mengental
Beri gula dan garam secukupnya
Jangan lupa diincipi ya buibuuuu J

Nah kalau sudah matang dan enak... kita bisa atur presentasi makanannya.


Saya taruh ayam goreng crispy di piring datar, kemudian siram saos di atasnya. Tambahkan garnis biar makin ciamik. Tomat yang irisan cantik bikin semua mata melirik, plus irisan belimbing wuluh ijo seger, sebagai pengganti paprika hahahaha.
Buat presentasi makanan, yang penting colorful dan rameee deh, biar Sidqi juga semangat maemnya.

Hamdalah, masakan sudah siap. Thanks SO GOOD, udah berperan penting dalam momentum merayakan Detoksifikasi Internet!

Semoga kami makin bijak memanfaatkan teknologi ya.
















Selasa, 11 Juli 2017

Pijakan Langkah Pertama Sidqi, Sang Pemburu Ilmu

Pijakan Langkah Pertama Sidqi, Sang Pemburu Ilmu

Well, tuduh saya sebagai ibu ambisius, yang gemar 'menyiksa' putra mahkotanya dengan sederetan tuntutan yang sometimes tidak masuk akal. Silakan tuding saya sebagai ibu yang ingin menghibahkan seluruh visi-misi muda saya yang tidak tercapai, dan saya forward begitu saja ke backbone Sidqi.

"Sidqi itu masih TK, masih balita, kenapa siy dicariin sekolah yang jauh-jauh?"

Rumahku di Rungkut. Sementara Sidqi aku daftarin di TK An-Nur, sebuah sekolah yang berlokasi di Semolowaru Selatan, yang mana untuk menuju sekolah, Sidqi harus menempuh jarak 5 kiloan.

Mertua dan suamiku tak henti2nya menyemburkan protes atas vonis sepihak yang aku timpakan pada Sidqi.

"Ya, biar Sidqi latihan. Kan dia ntar kalo kuliah SMA ke Ponpes Gontor Ponorogo, trus S-1 sampai Doktoralnya ke Inggris, berarti dia harus latihan untuk menempuh ilmu di tempat yang jauh," kilahku. Walau terdengar sekenanya, tapi aku yakin, Tuhan Maha Mencatat dan Maha Mengabulkan. Bahkan untuk celotehan yang 'asal bunyi'.

Dan, hari ini, Sidqi menjalani Hari Pertama bersekolah di TK An-Nur. Sidqi Keeps Smiling di antara temen2 TK-nya.Sidqi Keeps Smiling di antara temen2 TK-nya.

Ditemeni Uti Fat tercinta--yep, my mom yang asik banggets itu-- Sidqi menjalani hari pertamanya, TANPA seragam baru. "Aku ndak mau pakai seragam!" gerutu Sidqi di Senin pagi. Jadilah, ia ke sekolah dengan mengenakan kaos plus celana panjang bersabuk.

Sama "Ibu Nurulku Sayang" di depan Papan Rukun ImanSama "Ibu Nurulku Sayang" di depan Papan Rukun Iman

Sebelum aku datang, (menurut Uti Fat) Sidqi fine-fine aja. Bakat ngaleman-nya belum terkuak. Tapiii, begitu bodi sak hohah-ku ini nongol, dalam sekejap, Sidqi langsung merajuk manja, "Ibuuuu... aku mau maem... didulang ibu...."

"Ibuuu... aku mau pulangg.... Ibuuu.... aku mau gendong...."


Crowded. Yap, inilah kelas Sidqi yang crowded bin sumuk. AC-nya satu. Muridnya segambreng.Crowded. Yap, inilah kelas Sidqi yang crowded bin sumuk. AC-nya satu. Muridnya segambreng.

Aku coba analisis. Ya, Sidqi mungkin ngantuk. Mungkin sumuk. Mungkin beneran laper. Mungkin cari perhatian emaknya. Mungkin, mungkin, mungkin.... Apa mungkin dia ngerasa sekolah TK ini terlalu jauh yak? Atau, jangan-jangan, Sidqi sudah ngerasa bosan dengan metode pengajarannya di hari pertama sekolah.

Ah, enggaklah *coba menghibur diri* gak mungkin... Barangkali dia masih jalani masa adaptasi... Sabar... sabar....

Sebelum Pulang, Ngupil Dulu Ahhh....Sebelum Pulang, Ngupil Dulu Ahhh....

Teacher Adha *hell, yeah, semua guru di sekolah ini dipanggil dengan sebutan 'Teacher', itung2 latihan buat Sidqi sebelum dia beneran kuliah di Inggris*, salah satu guru Sidqi berkisah begini, "Kemaren waktu psikotes, Sidqi seneng loh... Ngomongnya banyak... Nggak tahu hari ini kok gak terlalu semangat ya? Atau mungkin gara-gara Sidqi datang telat ya?"

Salim sama Teacher Adha. See You Tomorrow!Salim sama Teacher Adha. See You Tomorrow!

Eniwei...
Ini baru hari pertama...
Masih adaptasi...

Jangankan Sidqi.
Aku aja, sebagai emaknya, yang udah berumur ini, juga nervous loh, sepagian ini aku bolak-balik ke toilet... Hahaha... yang sekolah anaknya, kok yang grogi emaknya yak?

Buat Sidqi dan jutaan jundi Allah, pemburu ilmu di muka bumi... dengan segenap cinta kunukil quotation indah dari Imam Syafii. *Thanks to Jeung Kuntum Ayu yang meminjamkan buku spektakuler "Negeri 5 Menara" padaku. This is a Greatest Islamic Story Book, ever!"
“Orang Berilmu dan Beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang

Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran

Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa
Jika di dalam hutan.”

Imam Syafii